Guru yang mendampingi tim akumassa Chronicle di dalam kelas bahkan menghimbau untuk terus melibatkan warga-warga di sekitaran Al-Hikmah, termasuk juga para siswa, dalam berbagai kegiatan-kegiatan pasirputih.
Nasional
-
-
Kunjungan ke SMA Negeri 1 Pemenang
Pada tanggal 28 Januari, 2016, Muhammad Gozali ditemani Muhammad Sibawaihi dan Manshur Zikri menunjungi SMA Negeri 1 Pemenang, untuk bertemu dengan Kepala Sekolah SMA N 1 Pemenang, Bapak Hardi.
-
akumassa Chronicle ke Rumah Pak Tiste
Penting bagi akumassa Chronicle agar Pak Tiste terlibat, mengingat bahwa dua orang seniman dalam proyek ini (Ismal Muntaha dan Sulung Widya Prasastyo) akan berencana mengajak warga pemeluk kepercayaan Hindu di Pemenang untuk ikut membuat karya.
-
Kunjungan ke SMK Negeri 1 Pemenang
Bapak Sweca sendiri sangat antusias dengan proyek akumassa Chronicle. Menanggapi ajakan dari tim akumassa Chronicle untuk berkolaborasi, Bapak Sweca menyatakan siap mendukung dan terlibat secara penuh dalam proyek tersebut.
-
“Tari Sireh”: Karya Mural The Broy
Berkolaborasi dengan anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) yang ada di Tebango Bolot, pada tanggal 25-29 Januari, 2016, The Broy membuat sebuah gambar tentang tari sireh, tarian tradisional yang ada di Dusun Tebango Bolot.
-
Sulung Bertemu Dammatha
Dammatha menyambut dengan semangat ajakan tersebut, karena ternyata komunitas mereka juga memiliki program berupa pembuatan plang-plang berisi kata-kata bijak yang diambil dari kitab Buddha, yang akan ditempelkan di setiap rumah di Dusun Tebango.
-
Kunjungan akumassa Chronicle ke LP3M
Pak Sahar sendiri, mewakili LP3M, juga sangat mendukung kegiatan-kegiatan pasirputih dan bersedia untuk berkolaborasi dengan akumassa Chronicle. Beliau pun menghimbau murid-muridnya untuk turut menyumbangkan video jurnalisme warga ke Kanal pasirputih yang rencananya akan mulai dijalankan pada 1 Februari.
-
Asta Bertemu Safrol
Malam itu, Safrol bercerita banyak tentang situasi dan keadaan persepakbolaan di Kecamatan Pemenang. Mulai dari friksi-friksi laten yang masih bersemayam di sekitaran isu sepakbola di kecamatan tersebut, hingga kurangnya perhatian pemerintah dalam mengakomodir potensi-potensi sepakbola lokal di Kabupaten Lombok Utara.
-
Menggali Potensi Visual Lombok Utara: Catatan Lapangan yang Sayang Dibuang
Menginjakkan kaki pertama kali di Gedung TES Tsunami, saya melihat banyak sekali pekerja. Gedung itu luas, besar dan berlantai empat. Tiang-tiang penyangganya pun besar-besar dan terlihat kokoh.
-
Ilda Bertemu Pak Adjam
Meskipun saat itu aliran listrik sedang padam di Kecamatan Pemenang, obrolan di rumah Pak Adjam berlangsung dengan ceria.