Secara sederhana, masyarakat Sasak memahami arti tuan guru sebagai orang yang sudah melaksanakan ibadah haji yang kemudian ditambah gelarnya di awal nama aslinya. Orang yang telah berhaji tersebut mempunyai kemampuan dan keahlian dalam bidang agama sesuai dengan kadar pengakuan masyarakat, serta memiliki akhlaq yang dipandang mulia oleh agama dan masyarakat,…