






























Tanggal 8 Februari, 2016, Bujangan Urban mulai membuat karya grafiti pertamanya di kawasan Bangsal. Karya yang pertamanya ini, menyoal realitas pemuda Pemenang yang banyak dipengaruhi oleh hadirnya pariwisata. Mulai dari perubahan selera rokok, gaya berpakain, cara bergaul dan juga perubahan dalam memandang sesuatu.
Grafiti yang bertuliskan “SANTAI BRO, JADI DIRI SENDIRI” ini, dikerjakan oleh Bujangan Urban selama kurang lebih 2 Jam. Yang menarik dari peristiwa membuat graffiti ini adalah, banyak warga pengguna jalan menuju ke Bangsal, menghentikan atau memelankan kendaraan mereka. Mereka yang berjalan kaki, menyempatkan berhenti untuk menonton dari seberang jalan. Termasuk para pelaku pariwisata di Bangsal mengikuti proses pembuatan karya ini sambil berbincang tentang keterkaitan teks yang dibuat dengan realitas di Bangsal. Subhan dan Karnaen, pelaku pariwisata di Bangsal mengaku bahwa teks tersebut menjadi teguran bagi mereka dan bagi masyarakat Pemenang, untuk tetap menjaga tradisi dan dan adat di Pemenang.
Pada malam harinya, Bujangan Urban juga membuat karya grafiti kedua di daerah yang sama, bertuliskan “RESPECT LOCAL CULTURE”.
Pencatat peristiwa: Manshur Zikri
Biografi Penulis
akumassa
Program Pendidikan dan Pemberdayaan Media Berbasis Komunitas, atau biasa disebut AKUMASSA, adalah sebuah program pemberdayaan media yang digagas oleh Forum Lenteng sejak tahun 2008, berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lokal di beberapa daerah di Indonesia untuk melaksanakan lokakarya dan memproduksi beragam bentuk media komunikasi (tulisan, gambar/foto, audio, dan video).
