Melalui keterbatasan tersebut dalam proyek kali ini, keterbatasan itu justru memberikan kami kesempatan dalam membuat narasi yang baru dengan cara melakukan pembesaran. Dengan kamera dan lensa tele, saya bermain-main melalui sudut sorotan saya. Miniatur-miniatur yang sebenarnya letaknya cukup berjauhan saya ubah sudut sorotannya dengan kamera agar terlihat dekat dan interaktif.…
Nasional
-
-
Gegar Balik Narasi
Sekalipun bentuk diorama ialah visual tiga dimensi yang bisa dilihat dari berbagai macam sudut, namun rupanya ragam pandangan spektator terhadap diorama tak sekaya yang dikira. Kehadiran kaca betul-betul membatasi pengalaman saya dalam membaca diorama, belum lagi dengan mata yang memang serba terbatas (mata yang minus, plus dan kawan-kawannya).
-
Kejelitaan yang Disunting
Dalam beberapa kali kunjungan ke Museum Nasional di Monas, Jakarta, saya menikmati bagian-bagian diorama yang ada di sana, sebagaimana sebagian besar pengunjung lainnya.
-
Jembatan Transparan
Saat saya kembali melihat diorama Monas, tak dapat disangkal bahwa kepala ini penuh dengan recall memory akan pengetahuan sejarah yang sudah dipelajari dari bangku sekolah maupun dari buku-buku lain.
-
Vending Machine dan Diorama: Pertarungan Produk Lama dan Produk Baru
Penelitian awalku di diorama adalah terkait dengan usaha melihat adanya potensi-potensi narasi di luar dari tema besar yang disajikan.
-
Mengalami Sejarah: Menubuh atau Berjarak?
Apa-apa yang disuguhkan di diorama kemudian dimaknai oleh konteks jaman sekarang: ada pelibatan “aku”, bersifat tidak berjarak (membicarakan kejadian masa lampau tdan menarik langsung relevansi dengan jaman sekarang –namun bentuknya bukan dengan sistem politik Indonesia kemudian seperti apa, atau kenapa harga-harga di pasar naik).
-
Masyarakat Berdaya untuk Pemberdayaan Pemerintah
Meninggalkan istilah ‘pemberdayaan masyarakat’ yang dapat menyesatkan pemahaman kita tentang status dan posisi masyarakat, ‘pemberdayaan media’ dapat kita jadikan sebagai sebuah konsep alternatif, yang layak dilakukan sebelum memasuki tahapan terakhir, yaitu ‘pemberdayaan pemerintah’.
-
Peluncuran dan Bedah Buku – Sore Kelabu di Selatan Singkarak
Pada Rabu, 21 Februari 2018, Komunitas Gubuak Kopi (Solok, Sumatera Barat) bekerja sama dengan Forum Lenteng (Jakarta) akan menggelar kegiatan “Peluncuran dan Bedah Buku – Sore Kelabu di Selatan Singkarak”, karya Albert Rahman Putra, di Galeri Kubik Koffie, Kota Padang, Sumatera Barat, pukul 19.30 WIB. Buku kumpulan tulisan ini diterbitkan…
-
Interaktivitas Media: Merayakan Absurditas di Antara Kesadaran dan Kebiasaan
Mengapa anak muda berhasrat membuat filem? Apakah sekadar untuk memenuhi hasrat dirinya sebagaimana mereka cukup puas memajang dirinya di media sosial? Barangkali juga karena melihat fenomena ke-seniman-an yang masih menggairahkan dalam kisaran dua dekade ini?
-
Warna Tak Indah di Dermaga Singkarak
Di tempat duduk permanen di dermaga, para pedagang di sekitar sana diam-diam bergosip dan memperhatikan perbincangan Epi dan rekan-rekannya di tengah timbunan itu. Saya tidak tahu pasti pembicaraan apa yang terjadi sebelum saya datang. Warga atau para pedagang menunggu sesuatu.