“Itu udah melebihi kemampuan seniman profesional seperti saya,” kata Gelar. “Harusnya orang seperti Pak Wahid diundang ke Festival OK. Video.”
02 – Proyek
-
-
Presentasi pasirputih Kepada Partisipan
Presentasi dari pasirputih itu diawali dengan penggambaran peta Kecamatan Pemenang, terutama sepuluh dusun yang berada di kawasan ‘Pemenang Kota’—istilah yang digunakan untuk menyebut area pusat dan tersibuk di Kecamatan Pemenang.
-
Nash dan The Broy Bertemu Pak Iri
Mereka berbagi cerita tentang kehidupan warga masyarakat serta hobi-hobi mereka sehari-harinya. Pak Iri sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh yang kreatif yang sering menggerakkan warga untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan.
-
Presentasi Tema Kuratorial
akumassa Chronicle tampaknya akan mencoba fokus mengkaji potensi manusia (penduduk lokal di Pemenang) ketimbang potensi-potensi lainnya di luar diri manusia itu.
-
Presentasi CV Partisipan
Pagi itu, keceriaan menghiasi pasirputih. Para partisipan berkenalan satu sama lain, bercanda dan mencoba mengakrabkan diri dengan ditemani beberapa gelas kopi.
-
akumassa Chronicle Mengunjungi Desa Gili Indah
Haji Taufik memberikan banyak gambaran kepada kami tentang pelbagai persolan di Desa Gili Indah, juga tentang potensi-potensi yang ada di Gili Indah, termasuk kemungkinan-kemungkinan kerja-kerja kolaborasi bersama masyarakat di Desa Gili Indah.
-
Selamatan Kantor Baru pasirputih
pasirputih menyelenggarakan acara selamatan untuk kantor mereka yang baru. Kantor baru itu terletak di Dusun Karang Baru, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang.
-
akumassa Chronicle Silaturahmi ke Pemerintah Daerah
akumassa Chronicle bersilaturahmi ke Pemerintah Daerah Lombok.
-
Pameran Karya & Pemutaran Video AKUMASSA Ad hoc
Terselenggaranya pameran dan pemutaran ini merupakan hasil kerjasama antara Akumassa Forum Lenteng dan Komunitas Sanggar Budaya Paseban. Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek akumassa Ad Hoc yang diinisiasi oleh Program akumassa Forum Lenteng, dalam rangka berpartisipasi pada Jakarta Biennale 2013—SIASAT.