10 Februari 2009 “Keberadaan kami tidak diakui,” ungkap kecewa seorang warga Kalimati, Pulo Sari. “Memang benar tanah yang kami diami sekarang ini adalah lahan timbul. Tapi, bahkan buyut saya saja sudah mendiaminya sejak kawasan ini dibendung oleh pemerintah kolonial Belanda, jauh sebelum kedatangan Jepang!” lanjutnya bertutur. Adalah Ujang, lelaki 50…
01 – Rubrik
-
-
VIDEOBASE
Mencermati sejarah Indonesia melalui video menjadi satu gerakan penting. Sejarah memang berpihak pada pemenang. Kenyataan dibentuk sedemikian rupa sesuai kehendak penguasa. Dan kelahiran video telah membuat kita berpikir ulang untuk memposisikan diri dalam pergulatan zaman. Bertentangan dengan teknologi seluloid yang menghasilkan gambaran dunia homogen, video menandai geliat demokratisasi dunia, sebuah…
-
Kampoeng Hijau, Pak Joni, dan Jalan Tuparev
Suatu sore saya berada di kawasan Kalijaga, tepatnya di depan sekolah TK Alam Muhammadiyah. Tempat yang akan saya ceritakan ini adalah sebuah kompleks taman kreativitas yang berada dekat dengan kawasan komunitas kera. Daerah ini masih masuk situs sejarah perjalanan Wali Songo, sehingga ramai dikunjungi peziarah dari luar Cirebon. Komunitas kera…
-
Mak Fatimah
Di Jalan Cipto Mangunkusumo, Cirebon, di mana partisipan program akumassa membuat basecamp. Tepatnya di rumah ibu Fatimah, nenek dari seorang partisipan yang bernama Bayu Alfian. Dia salah satu anggota Sanggar Gardu Unik yang dipercaya untuk mengurus divisi Engklek Digital Art. Saya bertemu dengan seorang nenek Fatimah yang sehari–hari biasa dipanggil…
-
Persiapan Jagakali Art Festival II
Jagakali Art Festival, merupakan agenda tahunan dari komunitas Gardu Unik Cirebon sejak tahun 2007 silam, yang pada tahun 2009 ini merupakan kali kedua kami mengadakan festival tersebut. Festival tahunan kedua yang seharusnya terlaksana pada tahun 2008, tertunda karena adanya pertimbangan-pertimbangan yang diprioritaskan. Seperti yang terdokumentasikan, Jagakali Art Festival merupakan bentukan…
-
Bentengan
Bentengan. Ya, bentengan! Konon katanya memiliki terowongan yang menembus ke bentengan lainnya. Salah satu bentengan dari tiga bentengan yang berada di kota Rangkasbitung berada di jalan Kitarung. Masih berdiri kokoh walau usianya mungkin diperkirakan sudah ratusan tahun. Tidak ada sumber yang pasti bisa menjelaskan kapan tempat ini dibangun. Perkiraanku, dibuat…
-
Band Lebak Kini
Aku tidak banyak tahu tentang sejarah musik di Rangkasbitung. Awal musik tradisional yang dulu berkembang di Rangkasbitung ataupun musik modern yang masuk ke Rangkasbitung semuanya blank!. Semuanya terasa buram. Aku hanya mulai dari kisah kecil keseharianku dan ngobrol bareng dengan band Dangers of Live. Aku menghabiskan waktu setiap harinya sebagai…
-
Kitarung Underground (KUG)
“Beng…, rek moal ngarental Band?” (Beng, mau ngerental band nggak?). Begitulah kalimat yang sering diucapkan temanku Tisan yang hobi main band. Bisa dibilang hampir tiap hari dia mengajakku main band, padahal dia tidak punya alat band sama sekali, tetapi demi hobinya dia rela merogoh kocek uang jajannya demi ngeband. Terkadang…
-
Jejak Pabrik Tahu Di Kebon Kelapa
“Persetan!” suara growl khas musik underground terdengar kurang jelas, kepalanya mengangguk angguk mengiringi irama musik yang bergemuruh seperti suara kereta api yang menyesakan dada. Meski keberadaannya sekarang sudah tergilas oleh tembang–tembang cinta milik Ungu, Peterpan, dan lain-lainnya. “Buat saya, underground tetap hidup dalam hati, walau usia saya sudah mencapai lima…
-
Cirebon – Brebes
Tanggal 15 Januari 2009, Riezky Andhika Pradana (Kikie), sang fasilitator Forum Lenteng Jakarta dalam program akumassa, kembali ke Jakarta setelah satu bulan lamanya berkolaborasi bersama kawan-kawan di Gardu Unik Cirebon. Dia berencana pulang dengan menggunakan transportasi kereta api yang berangkat dari Stasiun Besar Kejaksan Cirebon. Lantas, kami menelpon Reza Febriansyah…