BERNAS merupakan rubrik yang menghadirkan artikel-artikel khusus dalam bentuk tulisan mendalam, yang secara spesifik menyoroti isu-isu tertentu di lokasi-lokasi tertentu. Hingga saat ini, BERNAS telah menerbitkan tiga seri tulisan, yang masing-masing mengkaji topik berbeda, yaitu:
- Danau Singkarak, Solok, Sumatera Barat, ditulis oleh Albert Rahman Putra;
- Kali Ciujung, Lebak, Banten, ditulis oleh Fuad Fauji; dan
- Pelabuhan Bangsal, Pemenang, Lombok Utara, ditulis oleh Muhammad Sibawaihi.
Dalam konteks rubrik ini, ketiga nama lokasi tersebut berfungsi sebagai penanda awal—titik berangkat konseptual bagi lahirnya masing-masing seri tulisan. Dari lokasi-lokasi itu, eksplorasi para penulis kemudian berkembang, menjangkau wilayah-wilayah di sekitarnya serta isu-isu lain yang relevan dan saling berkaitan dengan konteks tempat yang menjadi topik seri.
-
Ketekunan membuat Imran sangat dibutuhkan oleh masyarakat Gili Air. Tanpa pamrih ia sering membantu pemasangan instalasi listrik untuk masyarakat, meski kadang cemoohan dan kata-kata kasar dari pelanggan sering kali ia…
Lanjutkan membaca
-
Di tempat duduk permanen di dermaga, para pedagang di sekitar sana diam-diam bergosip dan memperhatikan perbincangan Epi dan rekan-rekannya di tengah timbunan itu. Saya tidak tahu pasti pembicaraan apa yang…
Lanjutkan membaca
-
Bangunan yang berjejer telah ditempati oleh warga sejak awal abad 20, setelah seorang geolog muda asal Belanda mempublikasikan temuan batu bara di daerah sepanjang Sungai Ombilin sekitar 1871. Temuan ini…
Lanjutkan membaca
-
Di kedai Uniang, di hadapan Jembatan Sumani yang di bawahnya mengalir Batang Lembang, sambil menikmati kopi, seorang sopir ojek yang rumahnya di tepian tak jauh dari sana bercerita tentang sampah-sampah…
Lanjutkan membaca
-
Tidak banyak tawa dan teriakan. Tidak banyak tegur-menegur. Hanya mulut-mulut yang tertutup, ditutup, dan dimasker, sampai magrib memerintah azan untuk menyuruh sembahyang, lalu kampung ini menjadi sepi.
Lanjutkan membaca
-
Benar, terdengar. Di tengah danau sana, seseorang telah melempar bom dan membuat air meloncat ke atas. Tidak tahu kemana perahu itu akhirnya berhenti, hanya ada satu ledakan malam itu.
Lanjutkan membaca
-
Masalahnya sekarang adalah sumber bambu sudah jarang. Akibatnya, pemilik bambu harus menjual lebih mahal karena sekarang banyak didatangi pengusaha Jakarta yang langsung ke rumah pemilik pohon bambu.
Lanjutkan membaca
-
Bangsal ini merupakan aset dan gate, pintu gerbang pariwisata Lombok Utara menuju Tiga Gili itu. Dalam satu hari, ratusan juta bisa didapat. Jika tidak dikelola dengan baik, maka kita akan…
Lanjutkan membaca
-
Para nelayan ini sengaja menghindari saya. Mereka, barang kali, mengira saya adalah petugas pemantauan nelayan danau.
Lanjutkan membaca
-
Janganlah heran jika suatu ketika datang seorang pengemis bertanya kepada Anda—seperti sebuah lelucon yang pernah saya baca dalam sebuah komik—dan berkata, “Maukah Anda menukarkan mobil mewah Anda dengan sandal jepit…
Lanjutkan membaca
-
Saya tidak menyeberang sendirian. Ada orang-orang yang berjalan di belakang saya, mengular menyusuri balok jembatan rel kereta yang menganga. Sesekali, mata saya melihat dasar jembatan dengan pemandangan air Sungai Ciujung…
Lanjutkan membaca
-
Pasang surut usaha ini tetap konsisten meskipun berpindah-pindah tempat. Sampai pada akhir tahun 1990-an, usaha ini masih bertahan. Tetapi karena si pemilik yang sudah dimakan usia, buku terus berkurang dan…
Lanjutkan membaca
-
Eretan adalah penghubung kedua kampung, antara Kampung Bababakan Seeng dan Lebak Pasar. Konflik warga tentang eretan dan jalur operasi terjadi karena terlalu banyak tukang eretan, sedangkan penumpangnya hanya berasal dari…
Lanjutkan membaca
-
Keberadaan Singkarak yang berada di tepian jalan lintas utama sekarang (Timur danau), sebelumnya tidak memiliki penduduk. Tapi sekarang bangunan sudah sangat ramai, bahkan hampir di sepanjang jalan. Singkarak hari ini…
Lanjutkan membaca
-
Maka, setelah pertumbuhan pesat industri motor, terminal dan pelabuhan Bangsal dipenuhi oleh kekisruhan perebutan lahan operasi mobil-mobil transportasi umum akibat pesatnya industri wisata, saya kembali pada pertanyaan semula: lalu kemana…
Lanjutkan membaca
-
Kini, kondisi lingkungan di daerah bekas tambang pasir rusak. Setelah emas, batubara dan batu bahan keramik, kini pasir kuarsa menjadi idola.
Lanjutkan membaca
-
Awal 2015 lalu, banyak petani ikan yang mengalami kerugian. Ikan-ikan yang mereka budidayakan di Keramba Jala Apung (KJA) tiba-tiba teler, dan sekitar puluhan ton ikan mereka mati terapung. Kejadian seperti…
Lanjutkan membaca
-
Jika kalangan pihak berkepentingan tidak benar-benar memikirkan betapa perlunya mempertimbangkan kualitas sumber daya manusia, kesiapan sumber daya alam dan kematangan strategi pembangunan yang baik, maka hal yang diharapkan oleh semua…
Lanjutkan membaca
-
Permasalahan banjir pada Sungai Ciujung telah tercatat sejak tahun 1977 dan sampai dengan saat ini, dalam dekade terakhir pada tanggal 13-15 Januari, 2012.
Lanjutkan membaca
-
“Alah pernah Gaek ka Gunuang Marapi?” (Bapak sudah pernah ke Gunung Marapi?). “Alun lai, wa’ang alah?” (Belum, kamu sudah?) saya tersenyum, lalu ia lanjut bertanya, “Apo nan nampak jak situ?”…
Lanjutkan membaca