Chronicle (2016)  ◦  Kota/Kabupaten: Lombok Utara

Melihat Gendang Beleq, Tebango Bolot

Selain kegiatan menonton bersama di pasirputih dalam program Bisokop pasirputih, beberapa orang seniman termasuk kurator program akumassa Chronicle, Arief Yudi, Sabtu 30 Januari, 2016, memenuhi undangan dari Ketua Komunitas Kearifan Lokal Tebango (K2LT), Dammatha Samena. Sebelumnya, tim akumassa Chronicle berkunjung ke rumah Damma dalam rangka mengajak kawan-kawan K2LT untuk berkolaborasi bersama para seniman yang sedang residensi di pasirputih. Saat itulah, Damma berinisiatif mengundang kawan-kawan seniman untuk datang pada acara pernikahan salah seorang warga pemuda Dusun Tebango. Kesempatan itu, dimanfaatkan Damma untuk memperkenalkan para seniman kepada warga masyarakat Dusun Tebango.

Arief Yudi, mengajak Ismal Muntaha, seniman lintas media asal Jatiwangi untuk memenuhi undangan tersebut. Ikut juga Sandra Buhler, seorang penggiat film eksperimental asal Swiss. Mereka langsung menuju tempat perkawinan, karna memang sebelumnya sudah membuat janji. Di tempat perkawinan, Arief, Ismal dan Sandra bertemu dengan Damma, dan akhirnya dikenalkan kepada Kepala Dusun Tebango dan Metawadi, seorang guru agama Budha di SMPN 2 Pemenang serta pembina di Komunitas Kearifan Lokal Tebango. Selain bertemu dengan warga Dusun Tebango, Arief juga sempat diajak bermain Gendang Beleq bersama kelompok Gendang Beleq Dusun Tebango.

Pencatat peristiwa: Manshur Zikri

Biografi Penulis

akumassa

Program Pendidikan dan Pemberdayaan Media Berbasis Komunitas, atau biasa disebut AKUMASSA, adalah sebuah program pemberdayaan media yang digagas oleh Forum Lenteng sejak tahun 2008, berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lokal di beberapa daerah di Indonesia untuk melaksanakan lokakarya dan memproduksi beragam bentuk media komunikasi (tulisan, gambar/foto, audio, dan video).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses