Sebuah pengalaman menonton yang sangat menarik. Dan visual itulah yang malam itu tampil di rumah-rumah yang berlangganan dengan TV kabel Pak Wahid.
-
-
Ilda dan Nash Berkunjung Ke Rumah-rumah Kepala Sekolah
Masing-masing Kepala TK/PAUD menyambut baik rencana workshop dan sosialisasi ini. Mereka menilai lagu-lagu anak khas Pemenang, memang sangat penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Pemenang.
-
Ismal Merancang Isi Surat Wasiat
Tanggal 8 Februari, 2016, dia tak beranjak dari depan laptopnya, bekerja di kantor pasirputih. Ismal berencana membuat prasasti yang bertuliskan wasiat dari tokoh agama dan tokoh masyarakat di Pemenang.
-
Aeq Wat Bangsal
Komik yang berjudul “Aek Wat Bangsal” (“Air Penyembuh dari Bangsal”) itu rencananya juga akan dijadikan salah satu media sosialisasi tentang Bangsal Menggawe 2016: Membasaq.
-
pasirputih Dikunjungi Pak Kongso
Pak Kongso bertukar pikiran tentang krisis pengarsipan yang dialami oleh institusi seni yang ada di Lombok Utara. Manshur Zikri kemudian berbagi pengalaman kawan-kawan di Forum Lenteng tentang cara pengelolaan arsip yang sederhana di perangkat digital. Tampak bahwa Pak Kongso sangat tertarik dengan hal itu.
-
Menjenguk Pak Adjem
Beliau memberitahukan bahwa beberapa lagu sudah sudah ia temukan nadanya dan siap untuk digarap lebih serius. Meski kurang sehat, suara Pak Adjem mengalun merdu menyanyikan lagu yang sudah ia tulis.
-
Berlatih Gerakan “Pengembar” di Sematian
Gerakan ini lebih berupa tarian daripada pertandingan sungguhan. Hal itu dilakukan oleh Pak Emi untuk mencegah terjadinya pertandingan sungguhan dalam pertunjukan Sematiannya yang akan dimainkan oleh anak-anak. Tentu saja, Sematian harus disosialisasikan sebagai warisan lokal, di mana aspek seninya yang harus ditonjolkan, bukan kekerasan.
-
Bujangan Urban Beraksi di Bangsal
Graffiti yang bertuliskan “SANTAI BRO, JADI DIRI SENDIRI” ini, dikerjakan oleh Bujangan Urban selama kurang lebih 2 Jam. Yang menarik dari peristiwa membuat graffiti ini adalah, banyak warga pengguna jalan menuju ke Bangsal, menghentikan atau memelankan kendaraan mereka.
-
Sosialisasi ke Karang Pangsor
Seperti yang terjadi pada sosialisasi sebelumnya, ternyata di Karang Pangsor sudah banyak masyarakat yang tahu tentang Bangsal Menggawe 2016 ini. Hal ini memudahkan Etika dan Siba dalam mensosialisasikan Program Bangsal Menggawe 2016: Membasaq ini.
-
Hujjatul Mengarsip Data Sensus Penduduk
Dia menyimpan lukisan-lukisan itu ke dalam map agar terjaga dari kerusakan. Sejauh ini, Hujjatul Islam sudah mengumpulkan 160 lukisan berupa potret wajah warga masyarakat Pemenang.