Perawakan mereka sangat khas, menggambarkan karakter keras masyarakat pesisir, yang tidak mau dirinya disebut sebagai orang Sunda ataupun Jawa, sebagaimana kedua kultur itu saling bersilangan di kota perbatasan Jawa barat dan Jawa Tengah ini. Mereka lebih bangga kalau disebut sebagai ‘Orang Cirebon’. Tak gentar berhadapan dengan tengkulak penguasa Pelabuhan Perikanan…
Kecamatan: Lemahwungkuk
-
-
Teman Nelayan
Yahya Malik, kamerawan dalam video ini, pada saat itu sedang melakukan riset di wilayah Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, yang berlokasi Kecamatan Lemahwungkuk, Cirebon. PPN ini sudah dirintis Pemerintah Cirebon sejak 1979. Tanpa diduga ada 1 kapal nelayan ikan yang baru pulang melaut, masuk ke pelabuhan. Malik pun langsung bergabung…
-
Ritual Setelah Berlayar
Cerita di balik Video akumassa Cirebon “Teman Nelayan” Video ini membingkai kegiatan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Kejawanan, Cirebon. Setelah pulang melaut mereka merasa senang karena sudah dua bulan tidak melihat daratan dan manusia lain selain awak kapal sendiri. Kepada Yahya malik (partisipan), mereka bercerita tentang suka duka selama berlayar…
-
Keramaian di Pasar Kanoman Membuat Keraton Terasing dari Masyarakat
Dalam suatu tata arsitektur, terdapat Pasar Kanoman yang menjadi bagian dari konstruksi Keraton Kanoman. Keraton ini didirikan oleh para wali, salah satu dari wali itu adalah Sunan Gunung Jati yang menjadi pemimpin agama sekaligus pemimpin politik pada zamannya. Peninggalan sejarah ini, menyimpan banyak cerita di dalamnya. Keraton sendiri menyimpan benda–benda…
-
Penyembuhan dengan Mandi Secara Rutin di Laut Kejawanan
Saat itu masih pagi di pantai Kejawanan, namun pengunjungnya sudah ramai berdatangan. Mereka adalah masyarakat yang hendak berendam atau sekedar bersantai. Di sekitar pantai banyak pedagang, tukang becak dan para nelayan yang mangkal untuk mengantarkan pengunjung yang mau naik kapal dan mandi di tengah laut. Selain itu ada penjual VCD…
-
Pengalaman Casting
Waktu itu saya masih kelas 3 Sekolah Menengah Pertama akhir setelah UAS (Ujian Akhir Semester) dan saya mengikuti lomba akting di Cirebon Mall. Biaya pendaftarannya Rp 65.000. Saya mengikuti lomba akting ditemani oleh Mamah. Pengalaman saya mengikuti lomba akting, saya benar-benar gugup, takut, malu, tapi tidak gemetaran, he… he… Saat…
-
Aku dan Nelayan (Bagian 1)
Transkrip Percakapan dalam bahasa Jawa dan Indonesia antara Malik Yahya dan nelayan yang baru datang di Tempat Pelelangan Ikan Kejawanan. >> Malik Klo kapal pengangkut ikan datang jam berapa pak??? Bapak-Bapak Oowh ga tentu. Kadang-kadang jam berapa? Ga tau? Apa lagi sekarang ombaknya lagi ngga tentu. Ga bisa pasti lah.…
-
Pembacaan Babad Cirebon di Keraton Kanoman (Observasi)
Cirebon, 28 Desember 2008 Aku adalah observer di workshop Akumassa yang dilakukan kawan-kawan dari Gardu Unik dan Forum Lenteng. Sebenarnya aku ingin mengikuti workshop ini secara keseluruhan, namun aktivitas sebagai penjaga sekolah di SD Negeri Nusantara Jaya, Kecamatan Harjamukti telah menyita sebagian waktuku. Entah jam berapa, kira-kira sehabis sholat Isya,…
-
Pembacaan Babad Cirebon
27 Desember 2008, Arya Kemuning Jam menunjukkan kurang lebih pukul 9 malam. Sultan Emirudin telah beranjak ke huniannya yang berada di sisi kanan Witana. Begitu juga Subardi, walikota Cirebon itu bersama dengan rombongan telah meninggalkan keraton. Warga sekitar yang hadir serentak membubarkan diri. Sebelumnya, satu per satu warga yang hadir…
-
Sehari Sebelum Sakit
Malam itu jam sembilan malam, 19 Desember 2008, saya sedang di warnet bersama Desie, baru setengah jam online saya menerima telepon dari Eta, “Kie, gue udah di Cirebon. Di mana lo?” Lima menit kemudian Eta pun tiba bersama Bayu. Tanpa basa-basi, Eta pun merengek-rengek kelaparan, kebetulan perut saya pun berguncang,…