Di Lapangan Perintis kali ini ada pertandinga final bulu tangkis. Warga berbondong-bondong menyaksikan pertandingan itu. Ketegangan yang terpancar di mata mereka, bunyi suara para suporter, serta gerak serempak kepala dan lirikan mata penonton mengikuti ke mana shuttlecocks disasarkan oleh para atlit di tengah laga, membentuk irama yang menyiratkan estetika tertentu. Video…
Film dan Video
-
-
Senen Tengah Hari
Pasar Senen adalah lokasi yang padat. Gedung bertingkat-tingkat dijadikan pusat perbelanjaan berbagai jenis barang. Ribuan manusia—pedagang dan pembeli—memenuhi Pasar Senen setiap harinya. Di kepadatan semacam itu, terdapat satu bilik kecil di dekat toilet yang sedikit dipaksakan fungsinya sebagai tempat ibadah bagi kaum muslim. Karena kondisi dan desain ruangan yang sudah…
-
Menuju Utara
Senen berbatasan dengan Kecamatan Johar, sedangkan keduanya berhadapan dengan Kecamatan Kemayoran dengan diperantarai sebuah kali besar. Di Keluarahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar, tak jauh dari Senen, aktivitas orang-orang menghabiskan waktu di sore hari di pinggir kali, yang mana itu ialah area teras rumah mereka, merupakan pemandangan yang wajar. Sederhana, tapi…
-
Tidak Ada Pertandingan Hari Ini
Di Johar Baru, dua daerah—Galur dan Kota Paris—dipisahkan oleh sebuah parit besar. Di pinggir-pinggir parit itu, ada banyak orang melakukan aktivitas mengisi waktu luang, salah satunya hobi bermain merpati balap. Kandang merpati dibangun di atas papan-papan panggung di bantaran parit. Siang menjelang sore, merpati-merpati diterbangkan, atau kandang-kandang dibuka untuk menunggu…
-
Imaginati
Merekam suasana sebuah bioskop tua, Grand Theater Senen, yang terletak di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Imaginati menjadi sebuah narasi visual tentang ruang subaltern di mana simpangan-simpangan sosial seakan menjadi manifestasi konkret atas citra-citra stereotipikal tentang "sinema kelas dua". Manifestasi itu pun melekat dalam lanskap arsitektural gedung bioskop yang secara ironis…
-
Memanggil Hujan
Hiruk-pikuk warga di sebuah lingkup rumah-rumah yang saling bertetanggaan mengitari lapangan bulu tangkis, ruang publik yang dimiliki bersama-sama, yang dari sana empat penjuru gang saling terhubung, bertemu di satu titik tempat kegiatan-kegiatan pemberdayaan warga berjalan. Ondel-ondel menari, mengitari lapangan Perintis di Kampung Paseban. Yang perempuan berbaju merah jambu dan yang lelaki…
-
Kinetika
Gerak buruh mendorong, memindahkan kain berkarung-karung ke lantai dua pada bangunan pasar. Di sebuah lorong perlintasan duduk para ibu-ibu penjahit baju yang bekerja secara manual menggunakan tangan. Serta para pengunjung pasar lainnya yang berlalu-lalang. Relasi dari kesemuanya membentuk suatu pola estetis tentang komposisi kinetis antara benda yang bergerak dan manusia…
-
Manis Dini Hari
Orang-orang mengenalnya "kue subuh". Dalam video ini, visual-visual kue subuh menjadi bahan eksperimentasi bentuk. Lapisan ruang, gerak orang-orang, detail tubuh, serta garis-garis dan komposisi warna yang dibentuk, merupakan pemandangan artistik yang memukau.
-
Elesan Deq a Tutuq
Elesan Deq a Tutuq (The Unfinished Stream) merupakan film dokumenter panjang keempat produksi Forum Lenteng. Film ini menelusuri kehidupan dua generasi berbeda, masing-masing direpresentasikan oleh tokoh sentral yang memiliki peran sosial signifikan dalam komunitas Pemenang, Lombok Utara. Melalui lintasan hidup kedua tokoh tersebut, film ini mengkaji lanskap sosial masyarakat Sasak…
-
Video, Aku dan Massa #5
Video, Aku dan Massa 5 menampilkan hasil wawancara Mira Febri Mellya (Merre), Dian Komala (Ageung), dan Manshur Zikri (Zikri). Mereka merupakan partisipan akumassa Lenteng Agung yang kedua dan aktif di Forum Lenteng.