Film dan Video  ◦  Kecamatan: Pemenang  ◦  Kota/Kabupaten: Lombok Utara  ◦  Provinsi: Nusa Tenggara Barat

Elesan Deq a Tutuq

Syaiful Anwar (in collaboration with Komunitas Pasirputih)
2013, 1 hour 28 mins 11 secs, 16:9, color


Sinopsis

Elesan Deq a Tutuq (The Unfinished Stream) merupakan film dokumenter panjang keempat produksi Forum Lenteng. Film ini menelusuri kehidupan dua generasi berbeda, masing-masing direpresentasikan oleh tokoh sentral yang memiliki peran sosial signifikan dalam komunitas Pemenang, Lombok Utara. Melalui lintasan hidup kedua tokoh tersebut, film ini mengkaji lanskap sosial masyarakat Sasak kontemporer di tengah arus globalisasi yang kian intens.

Di Pemenang, keluar-masuknya wisatawan mancanegara menghadirkan aliran informasi, nilai, dan praktik budaya yang terus-menerus. Pengaruh eksternal tersebut hidup berdampingan dengan—dan dalam banyak hal bernegosiasi maupun berkonfrontasi dengan—tradisi lokal. Di luar perubahan ekonomi, para wisatawan juga membawa ragam gaya hidup serta perspektif ideologis baru, yang secara perlahan membentuk ulang relasi sosial dan dinamika kultural dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Masuk dan berkembangnya Islam di kepulauan Nusantara dapat ditelusuri sejak sekitar abad ke-15 hingga ke-16, melalui para pengajar dan penyebar ajaran agama yang dikenal dengan berbagai sebutan, antara lain syekh, ulama, kiai, dan Tuan Guru. Di Lombok, penggunaan gelar Tuan Guru dapat dilacak setidaknya sejak abad ke-18.

Dalam struktur sosial masyarakat Sasak, Tuan Guru menempati posisi otoritas sosial dan moral yang tinggi. Gelar ini diberikan oleh masyarakat kepada individu yang diakui memiliki kedalaman pengetahuan keislaman, kebijaksanaan, integritas pribadi, serta kharisma kepemimpinan. Kehidupan religius, etika sosial, dan praktik keseharian terjalin erat dengan tradisi yang mengatur bagaimana seorang Tuan Guru sepatutnya bersikap dan berperan di tengah masyarakat. Melalui perspektif ini, Elesan Deq a Tutuq merefleksikan isu-isu kesinambungan dan perubahan, iman dan otoritas, serta ketegangan antara nilai-nilai warisan dan realitas kontemporer.


Tim Produksi

Sutradara
Syaiful Anwar & Komunitas Pasirputih

Sutradara Pendamping
Degree Agryano Soemantri
Muhammad Sibawaihi

Sinematografi
Syaiful Anwar
Syamsul Hadi

Riset & Pengembangan Cerita
Degree Agryano Soemantri

Penulis Skenario
Syaiful Anwar

Penyunting
Syaiful Anwar
Muhammad Sibawaihi

Manajer Lokasi
Hujjatul Islam

Keuangan
Jayu Juli Astuti

Dukungan & Kerja Sama
Roni Setiawan
Guards

Presentasi & Distribusi
Muhammad Gozali
Muhammad Imran
Then Maldi
Guards

Basis Data & Dokumentasi
Syamsul Hadi
Then Maldi
Mahardika Yudha

Koordinator Program AKUMASSA
Otty Widasari

Produser Pendamping
Muhammad Gozali

Produser
Hafiz Rancajale

Produksi
Forum Lenteng, Juni 2013


Spesifikasi Teknis

2013 | Berwarna | PAL | 90 menit
Bahasa: Sasak & Indonesia
Takarir: Indonesia & Inggris
Klasifikasi Usia: 18+


Didukung oleh

FORUM LENTENG
akumassa
Komunitas Pasirputih
The Ford Foundation
ARKIPEL


Artikel Terkait

Biografi Penulis

akumassa

Program Pendidikan dan Pemberdayaan Media Berbasis Komunitas, atau biasa disebut AKUMASSA, adalah sebuah program pemberdayaan media yang digagas oleh Forum Lenteng sejak tahun 2008, berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lokal di beberapa daerah di Indonesia untuk melaksanakan lokakarya dan memproduksi beragam bentuk media komunikasi (tulisan, gambar/foto, audio, dan video).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses