Telah ditulis oleh Asep Topan dalam blog pribadinya di aseptopan.tumblr.com, pada 10 September 2011. Tepat dua hari yang lalu, tanggal 9 September 2011, saya berangkat ke kampus dengan tujuan menonton film di Kineforum, selain bersilaturahmi dengan teman-teman pasca lebaran Idul Fitri. Film yang rencananya akan saya tonton berjudul Dongeng Rangkas, diputar mulai jam…
01 – Rubrik
-
-
Selamat Idul Fitri 1432 H
-
Dukung dan Pilih akumassa
-
Tafakur Agustus-an di Jalanan
Aku tidak tahu apakah kata-kata yang aku baca saat itu merupakan penuturan yang tepat atau tidak, karena nyatanya aku memang sama sekali tidak merasakan, baik ketertegunan, ketersindiran maupun ketersadaran ketika meng-klik kata ‘like’ pada kalimat status dari sebuah akun facebook milik seorang profesor dan guru besar kriminologi, Universitas Indonesia. “Mengapa…
-
Babi VS Anjing
Tradisi berburu telah sejak dahulu dilakukan oleh masyarakat Sumatera Barat, salah satunya di Kampung Jambak, Padang Panjang. Awalnya kegiatan ini ditujukan untuk berolahraga sekaligus mengusir babi yang dianggap hama saat musim panen tiba, namun lama-kelamaan tradisi berburu berkembang menjadi hobi, bahkan sebagai lahan bisnis. Semakin pintar anjing yang digunakan untuk…
-
Pemutaran Film Indie Dongeng Rangkas, Potret Generasi Transisi Banten, Dari Tahu dan Kopi, Hingga Metal Satu Jari
Artikel ini telah terbit dalam notes facebook, Fesbuk Banten News pada Kamis, 9 Agustus 2011 pukul 04:33 WIB. FESBUK BANTEN News – Secara kultur, Rangkas punya ciri khas. Warganya cenderung berkarakter keras, lugas dan tegas (untuk tidak mengatakan kasar). Dari berbagai literatur yang ada, sesungguhnya peradaban Rangkas telah dibangun jauh sebelum Multatuli mencatatnya…
-
Penayangan Khusus Pers di Rekonvasi Bhumi, Serang, Banten
Di Rekonvasi Bhumi, Dongeng Rangkas ditayang khusus untuk kalangan Pers Banten. Forum Lenteng bekerjasama dengan Komunitas Sebumi sebagai fasilitator acara, memulai acara ini sekitar pukul 15.00 WIB. Sekitar 40 orang menonton film ini. Diskusi-diskusi yang terjadi sangat aktif, dari permasalahan pemilihan lokasi film di sekitar Kampung Jeruk, Rangkasbitung yang menimbulkan pertanyaan, “Apa cukup mewakili Rangkasbitung?”. Pertanyaan-pertanyaan tentang eksploitasi kemiskinan…
-
Pemutaran Perdana Dongeng Rangkas di Goethe Haus Jakarta
Dimulai kurang lebih pukul 19.30 WIB, dengan setidaknya 80 penonton, Hafiz sebagai ketua Forum Lenteng dan salah satu sutradara membuka acara penayangan ini. Delapan tahun sudah Forum Lenteng bergerak (13 Juli 2003-13 Juli 2011), film ini adalah dokumenter feature panjang pertama yang dikerjakan Forum Lenteng bersama Saidjah Forum dibawah program akumassa. Diselingi diskusi sekitar 20 menit, acara berlanjut…
-
Dongeng Rangkas: Penubuhan Ruang Lewat Orang-Orang
Pada akhirnya, Dongeng Rangkas mengusulkan redefinisi atas konsep cita-cita. Bahwa si cita-cita bukanlah hal yang tersembunyi dibalik remangnya hari esok, cita-cita bisa saja ada di sini sekarang. Ia bisa saja eksis berdampingan dengan hal lain yang tak kita inginkan. Bahwa cita-cita dan usaha untuk menggapainya bisa saja muncul secara bersamaan. Cita-cita Iron…
-
Mengungkap “Sesuatu” di Balik Cerita Rangkasbitung
Ditulis oleh Winda Anggriani dan telah terbit di tulisanda.blogspot.com pada 28 Juli 2011 pukul 21:40 WIB. Rangkasbitung, pasar, stasiun kereta api, musik underground, dan tahu. Apa hubungannya? Dua puluh sembilan Juli dua ribu sebelas di Goethe Institut, Pusat Kebudayaan Jerman. Pukul tujuh malam, Forum Lenteng menggelar pertunjukkan perdana film berlabel Dongeng Rangkas. Tentang dua…