Bangsal ini merupakan aset dan gate, pintu gerbang pariwisata Lombok Utara menuju Tiga Gili itu. Dalam satu hari, ratusan juta bisa didapat. Jika tidak dikelola dengan baik, maka kita akan menjadi penonton di Bangsal.
Kecamatan: Pemenang
-
-
Blue Print Yang Buram, Masa Depan Suram
Jika kalangan pihak berkepentingan tidak benar-benar memikirkan betapa perlunya mempertimbangkan kualitas sumber daya manusia, kesiapan sumber daya alam dan kematangan strategi pembangunan yang baik, maka hal yang diharapkan oleh semua pihak tidak akan bisa terwujud dengan maksimal.
-
Bangsal Dulu, Kini dan Nanti
Konsep yang saya maksud di sini, bukan hanya tentang Bangsal adalah pelabuhan, Terminal Bangsal adalah tempat perhentian sementara sebelum wisatawan tiba di Bangsal, Tiga Gili adalah aset pariwisata yang baik untuk meningkatkan pendapatan daerah dan menopang ekonomi masyarakat.
-
Lebaran Topat? Di Pantai Nipah Aja…
Artikel ini telah dimuat di http://berajahaksara.wordpress.com/ (7 Agustus, 2014). Redaksi akumassa.id memuat kembali tulisan ini seizin penulis dengan ejaan yang disempurnakan. _______________________________________________________________________________ Tidak banyak yang masuk sekolah hari ini meskipun sebenarnya hari ini adalah hari pertama masuk setelah libur puasa Ramadhan. Teman-teman sekelasku tidak banyak yang hadir. Setahuku juga, tadi malam,…
-
Catatan Kaki Pemilu Kali Ini
Satu per satu kertas suara dibuka dan dibaca oleh ketua PPS. Hadirin nampak tegang. Nampak wajah gelisah dari pihak keluarga calon. Para saksi sibuk menulis. Ada juga saksi yang cengangas-cengengesan, karena dari tadi calonnya tidak pernah disebut. Para pendukung calon mulai berdoa sambil berteriak, semoga saja pendukung mereka mendapatkan suara…
-
Memori yang Tertinggal
Adakah orang yang mau mendokumentasikan wajah Bangsal saat ini, untuk dipelajari di masa yang akan datang? Jika tidak, maka kami, Komunitas pasirputih akan melakukannya.
-
Elesan Deq a Tutuq
Elesan Deq a Tutuq (The Unfinished Stream) merupakan film dokumenter panjang keempat produksi Forum Lenteng. Film ini menelusuri kehidupan dua generasi berbeda, masing-masing direpresentasikan oleh tokoh sentral yang memiliki peran sosial signifikan dalam komunitas Pemenang, Lombok Utara. Melalui lintasan hidup kedua tokoh tersebut, film ini mengkaji lanskap sosial masyarakat Sasak…
-
Pemenang dalam Bingkaian Kamera
Membingkai sejarah sendiri. Itu alasan mengapa akhirnya kami mengangkat tentang orang-orang sekitar kami, tentang sosok Tuan Guru, yang menghantarkan alur cerita kehidupan masyarakat Pemenang, baik secara sejarah, budaya, pariwisata dan agama. Bagaimana seorang pemuda yang mempunyai jejak keturunan Tuan Guru bergelut dengan kreatifitas dirinya sebagai sosok seniman.
-
Tuan Guru dalam Masyarakat Sasak
Secara sederhana, masyarakat Sasak memahami arti tuan guru sebagai orang yang sudah melaksanakan ibadah haji yang kemudian ditambah gelarnya di awal nama aslinya. Orang yang telah berhaji tersebut mempunyai kemampuan dan keahlian dalam bidang agama sesuai dengan kadar pengakuan masyarakat, serta memiliki akhlaq yang dipandang mulia oleh agama dan masyarakat,…
-
Membingkai Rasuk Semesta Lantun Tanpa Akhir
gambar adalah sebuah kebenaran, tetapi filem dengan semua atributnya adalah salah satu bagian kebenaran yang terdiri dari 24 “kebenaran” per detik. Memang, gambar dapat berdiri sendiri, tetapi bagi saya, suara/bunyi dapat membuat gambar lebih mempunyai ruh dan imajinasi.