Kami duduk di ujung pelabuhan. Riak ombak yang menenangkan di bawah kami hanya terganggu oleh motor yang lewat sekali-sekali di dekat pelabuhan Bangsal. Hari sudah gelap, gunung dan laut terasa dekat. Terpesona, seperti aku, mereka bersandar ke depan, mendengarkan cerita Mintarja.
-
-
Tubuh Intertidal di Masa Surutan
Mengambil penataan waktu di sepanjang bulan Februari 2019, Bangsal Menggawe: Museum Dongeng diadakan dalam situasi pascabencana alam besar yang melanda Pulau Lombok tahun lalu. Kesadaran bahwa diri sebagai bagian dari sebuah sistem, masyarakat yang terdiri dari individu-individu merupakan entitas terlemah.
-
Melihat Lombok Lewat Bangsal Menggawe
Mengalami segelintir bagian dari Bangsal Menggawe bukan cuma memberi kesenangan bergaul dengan warga dalam konteks yang tidak transaksional, tapi juga menambahkan kosakata-kosakata baru saya mengenai Lombok. Inisiasi organik ini malahan menjadi media warga untuk menuturkan dan mendengarkan cerita soal aspek sosial dan kultural di Pemenang kini, sekaligus menjadi kanal untuk…
-
Kembali Ke Bangsal; Kembali Ke Kehidupan
Bangsal kini telah hidup dan bergerak. Pemangku-pemangku kebijakan telah dicubit untuk melek budaya. Warga menemukan kembali tempat permandiannya. Semoga saja dengan kepemilikan atas Bangsal Menggawe itu, Bangsal tidak akan sendirian lagi ditinggal oleh orang-orangnya. Kita layak menanti era ketika Segara Gunung (‘masyarakat laut dan gunung’) menjadi wajah masa depan Bangsal…