Banjir parah, meluapkan Kali Mati setinggi satu jengkal di bawah permukaan dapur. Meluapnya sungai Ciujung sampai rumah Teh Isah, penjual pecel di pintu kereta. Atap rumahnya tidak terlihat. Kejadian itu terjadi ketika tahun 2002. Apa yang bisa aku lakukan, memotret banjir saat gelap, tidak bisa. Kenapa banjir harus dipotret?
Provinsi: Banten
-
-
Jangan Mau Kalah
Angin musim hujan kadang menguntungkan. Menebarkan udara dingin dan sejuk setiap hari. Tetapi tidak untuk orang pemalas. Ia akan disekap hawa dingin dan akan mudah terlelap tidur. Kemarin Kota Rangkasbitung seharian diguyur hujan. Bulan Januari hujan akan turun di tiap harinya di Lebak, menyegarkan pepohonan, dan meluapkan aliran sungai. Pagi…
-
Dongeng Rangkas
Film Dongeng Rangkas merupakan sebuah usaha kawan-kawan komunitas yang punya ketertarikan kepada persoalan-persoalan lokal dan merekamnya ke dalam media audio visual untuk didistribusikan kepada masyarakan sebagai bahan pembelajaran bersama. Sebagai usaha untuk merekam persoalan lokal, maka format dokumenter feature dianggap salah satu cara yang paling efektif dalam menghadirkan dan membangun…
-
Video, Aku dan Massa #4
Video, Aku dan Massa 4 menampilkan hasil wawancara Marifka Wahyu Hidayat (Wahyu) dan Rommy Lesmana (Rommy). Mereka merupakan partisipan akumassa Ciputat dan aktif di Komunitas Djuanda.
-
Dongeng di Koran Pembungkus Tahu
Ditulis oleh Sundea dan telah terbit di http://www.salamatahari.com/ pada 15 September 2011. — Judul: Dongeng Rangkas (film dokumenter) Film Produksi Bersama: Forum Lenteng, Akumassa, dan Saidjah Forum Kolaborasi penyutradaraan: Andang Kelana, Badrul “Rob” Munir, Fuad Fauji, Hafiz, Syaiful Anwar Follow twitter: @DongengRangkas Di atas meja makan saya, bertumpuk benda entah apa yang dibungkus kertas koran. “Wow, apaan, nih?” tanya saya…
-
Pemutaran Film Indie Dongeng Rangkas, Potret Generasi Transisi Banten, Dari Tahu dan Kopi, Hingga Metal Satu Jari
Artikel ini telah terbit dalam notes facebook, Fesbuk Banten News pada Kamis, 9 Agustus 2011 pukul 04:33 WIB. FESBUK BANTEN News – Secara kultur, Rangkas punya ciri khas. Warganya cenderung berkarakter keras, lugas dan tegas (untuk tidak mengatakan kasar). Dari berbagai literatur yang ada, sesungguhnya peradaban Rangkas telah dibangun jauh sebelum Multatuli mencatatnya…
-
Penayangan Khusus Pers di Rekonvasi Bhumi, Serang, Banten
Di Rekonvasi Bhumi, Dongeng Rangkas ditayang khusus untuk kalangan Pers Banten. Forum Lenteng bekerjasama dengan Komunitas Sebumi sebagai fasilitator acara, memulai acara ini sekitar pukul 15.00 WIB. Sekitar 40 orang menonton film ini. Diskusi-diskusi yang terjadi sangat aktif, dari permasalahan pemilihan lokasi film di sekitar Kampung Jeruk, Rangkasbitung yang menimbulkan pertanyaan, “Apa cukup mewakili Rangkasbitung?”. Pertanyaan-pertanyaan tentang eksploitasi kemiskinan…
-
Pelita Kami, Kemana?
Dalam durasi 10 menit 58 detik, Pelita Kami, Kemana? menghidupkan kembali ingatan masyarakat Serang tentang sebuah bioskop tua bernama Bioskop Pelita. Di saat filem masih menjadi hiburan utama di negeri ini, Bioskop Pelita menjadi salah satu tempat favorit masyarakat Kota Serang untuk menghibur diri.
-
Pulang Bising
Keadaan bus tua yang setia mengantar para pekerja layaknya sebuah potret lenyapnya kejayaan perusahaan tekstil ini. Lalu bagaimana dengan loyalitas para pekerjanya kini, akankah tetap setia seperti bus tua?
-
Malam Minggu di Balong
Di Rangkasbitung, sedikit sekali tempat bagi para anak muda untuk bersantai sore, atau untuk menghabiskan malam minggu bersama kekasih. Oleh karena itu, Balong, yang merupakan daerah pinggir sungai, menjadi alternatif ruang kumpul muda-mudi di kota ini. Bunyi genangan air yang beriak kecil diterpa angin sepoi menjadi daya tarik tersendiri bagi…